Terobosan Baru Pertamina EP Zona 4 di Muba, Sumur MJ-169 Berpotensi Dongkrak Produksi Nasional

Muba – TEROPONGSUMSEL.COM
Upaya memperkuat ketahanan energi nasional kembali membuahkan hasil. PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 berhasil menemukan potensi cadangan migas baru melalui pengembangan Sumur MJ-169 di wilayah kerja Ramba Field, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Keberhasilan ini bukan sekadar tambahan sumur produksi biasa. Sumur MJ-169 menjadi pintu pembuka terbentuknya new pool compartment Blok Utara-Timur Laut Mangunjaya, sebuah area akumulasi hidrokarbon baru yang sebelumnya belum tergarap dan terisolasi secara geologis dari blok produksi existing.

Atas temuan tersebut dinilai strategis karena membuka peluang besar pengembangan migas baru guna menopang ketahanan energi nasional di tengah tantangan produksi migas yang semakin kompleks.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan keberhasilan pemboran Sumur MJ-169 menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam menemukan sumber energi baru secara berkelanjutan.

“Keberhasilan pengembangan Sumur MJ-169 berpotensi membuka pengembangan baru di kompartemen Utara-Timur Laut Mangunjaya. Ke depan, perusahaan akan terus melakukan pengembangan secara terukur dan berkelanjutan untuk memaksimalkan volume produksi,” ujarnya.

Pengembangan sumur ini memanfaatkan data 3D Seismik MANJA yang diakuisisi pada 2024. Dengan target reservoir batupasir PLB-G menggunakan konsep stratigraphy play, hasil pemboran menunjukkan performa yang sangat menjanjikan.

Pada uji alir awal (initial flow test) yang dilakukan 19 Mei 2026, sumur yang mulai dibor sejak 3 Mei 2026 tersebut mampu menghasilkan potensi produksi mencapai 1.857 barel minyak per hari (BOPD).
Produksi tersebut dipastikan akan menopang target produksi Pertamina EP Ramba Field tahun 2026 yang dipatok sebesar 4.453 BOPD.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto, turut mengapresiasi keberhasilan tim PEP Zona 4 yang dinilai berhasil melakukan langkah eksplorasi cerdas dan strategis.

“Blok Utara-Timur Laut Mangunjaya ini merupakan new pool compartment yang dipisahkan dengan fault sealing dari area compartment MJ existing,” jelasnya.

Ia menambahkan, reservoir lapisan PLB-G pada Sumur MJ-169 masih berada dalam kondisi pressure virgin dengan ekivalen SG 0.985, yang menunjukkan potensi migas di area tersebut masih sangat besar untuk dikembangkan lebih lanjut.

Keberhasilan pengembangan Sumur MJ-169 juga tidak lepas dari dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi. Sebelum kegiatan pemboran dilakukan, Tim Relations PEP Zona 4 telah menggelar sosialisasi di Mangunjaya pada 16 April 2026.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, mulai dari Camat Babat Toman Darwin, Lurah Mangun Jaya Fitriya, Kepala Desa Muara Punjung, Kepala Desa Beruge Iskandar, perwakilan Danramil Babat Toman Edi S., hingga perwakilan Polsek Babat Toman Bambang.

Dengan keberhasilan ini, PEP Zona 4 optimistis pengembangan kompartemen baru di Utara-Timur Laut Mangunjaya akan menjadi salah satu motor penggerak peningkatan produksi migas nasional, sekaligus memperkuat kontribusi Sumatera Selatan sebagai daerah strategis sektor energi Indonesia, (Red).

Related posts

Leave a Comment